History Of Madura .. Miss You Madura
Bukan kiasa kekerasan .. tapi harga diri harus dipertahankan sampai situasi seberat apapun insyaALLAH…
Carok dan celurit laksana dua sisi mata uang. Satu sama lain tak bisa dipisahkan. Hal ini muncul di kalangan orang-orang Madura sejak zaman penjajahan Belanda abad 18 M. Carok merupakan simbol kesatria dalam memperjuangkan harga diri (kehormatan).
PADA zaman Cakraningrat, Joko Tole dan Panembahan Semolo di Madura, tidak mengenal budaya tersebut. Budaya yang ada waktu itu adalah membunuh orang secara kesatria dengan menggunakan pedang atau keris. Senjata celurit mulai muncul pada zaman legenda Pak Sakera. Mandor tebu dari Pasuruan ini hampir tak pernah meninggalkan celurit setiap pergi ke kebun untuk mengawasi para pekerja. Celurit bagi Sakera merupakan simbol perlawanan rakyat jelata. Lantas apa hubungannya dengan carok?Carok dalam bahasa Kawi kuno artinya perkelahian. Biasanya melibatkan dua orang atau dua keluarga besar.
Read More…
Bermanfaat dan Menarik, ditengah tengah sedikit kesibukan dalam bekerja dan belajar (semoga terniatkan untukMU 
Akhirnya ada maenan baru dan ane ditarik untuk menggunakannya. Produk dalam negeri …
Subhanallah































